sekretariat@stma-trisakti.ac.id Hubungi kami : +62 21 - 489 3931

Berita & Pengumuman


Kegiatan PK2MB TA 2022/2023 STMA Trisakti
28 Sep 2022

Dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dalam bidang perasuransian, Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti mengadakan kegiatan PK2MB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) yang berlangsung selama 2 (dua) hari pada Kamis dan Jumat, 15 - 16 September 2022. Tema kegiatan ini adalah "Membangun Generasi Unggul Bidang Asuransi Yang Berkarakter Pancasila". Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) merupakan tahapan dalam menyiapkan mahasiswa baru melewati proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri, serta katalis dalam proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru dan memberikan bekal untuk keberhasilannya menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Kolaborasi panitia PK2MB yang terdiri dari mahasiswa dengan dosen serta karyawan STMA Trisakti pada PK2MB tahun ini menciptakan rancangan kegiatan yang matang agar dapat dijadikan momentum bagi peserta PK2MB untuk mendapat informasi yang tepat mengenai sistem pendidikan di perguruan tinggi, baik bidang akademik maupun non-akademik. PK2MB tahun ini diharapkan dapat menjadi ajang implementasi mengenai Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta menjadi ajang penyadaran akan pentingnya pemahaman tentang globalisasi dan revolusi industri 4.0. Transformasi ini menuntut mahasiswa untuk menjadi orang-orang yang menghayati dan memiliki literasi data, literasi teknologi dan literasi kemanusiaan serta kesiapan untuk penguasaan kompetensi yang diperlukan di abad 21.

Hari pertama (15 September 2022) kegiatan PK2MB diawali dengan pembukaan acara. Kegiatan dibuka oleh Ketua STMA Trisakti Bapak Dr. Antonius Anton Lie, S.E., M.M. secara online, beliau menyambut selamat datang bagi mahasiswa baru, menjadi mahasiswa artinya memasuki fase kehidupan baru, membentuk jati diri sebagai manusia seutuhnya melalui pendidikan tinggi. Meneruskan pembelajaran dari Ki Hadjar Dewantara, paradigma pendidikan harusnya berpulang pada kemerdekaan belajar dan kemandirian pelaku belajar untuk mendapatkan nilai dan tujuan hidup sebagai manusia seutuhnya yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. Kegitan PK2MB pada hari pertama secara garis besar memiliki 4 topik utama yaitu 1. Profil STMA Trisakti dan Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, 2. Sejarah dan Nilai Trisakti, 3. Nasionalisme dan Anti Korupsi, 4. Bela Negara.

Topik pertama mengenai profil STMA Trisakti disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang 1 STMA Trisakti Bapak I Made Indra P., AMK., SKM., MPH. beliau menjelaskan profil STMA Trisakti, pengenalan para Dosen, Pejabat Struktural, Staf STMA Trisakti serta Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka kepada para mahasiswa baru. Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia pada dasarnya menjadi sebuah konsep baru yang membiarkan/membebaskan mahasiswa mendapatkan kemerdekaan belajar di perguruan tinggi yang bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karier masa depan. Berbagai kegiatan di luar kampus ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa untuk memberikan solusi atas permasalahan riil yang dihadapi masyarakat. Mahasiswa baru saat ini sangat erat kaitannya dengan pemanfaatan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan.

Kemudian dilanjutkan dengan topik kedua mengenai Sejarah dan nilai Trisakti yang disampaikan oleh Bapak Robidi, S.H., M.H. beliau menjabat sebagai ketua senat STMA Trisakti dan Sekretaris LPMA Trisakti (Lembaga Pengembangan Manajemen Asuransi Trisakti). Dalam materinya beliau menyampaikan falsafah kehidupan berpancasila dari Trisakti yaitu tiga pondasi pemahaman atau Trikarma, sebagai penyangga utama dalam perkembangan dan pertumbuhan Trisakti ke banyak aspek kehidupan. Trikarma tersebut meliputi 1. Kedaulatan Politik, 2. Swadaya Ekonomi, dan 3. Pribadi Kebudayaan Indonesia. Selain itu Bapak Robidi juga menyampaikan 4 nilai Trisakti yaitu 1. Keberagaman, 2. Integritas, 3. Profesionalisme, 4. Budaya Unggul.

 

Setelah topik sejarah dan nilai Trisakti dilanjutkan dengan topik yang ke tiga mengenai Nasionalisme dan Anti Korupsi disampaikan oleh Indra Dwi Prasetyo, S.Pd., M.Ed. saat ini beliau menjabat sebagai Director at Pijar Foundation dan Co-Chair Y20 Indonesia 2022. Dalam materinya yang terbilang cukup berat mengenai nasionalisme dan anti korupsi pembicara (Indra Dwi Prasetyo) menyampaikan dengan cara santai dan memberikan contoh yang relate dengan kehidupan mahasiswa. Materi dimulai dengan sebuah pertanyaan “KEREN itu apa?” “KEREN” adalah sebuah bentuk nasionalisme. Beberapa mahasiswa baru menjawab 1. Keren itu bisa menjaga lingkungan (go green), 2. Keren itu berguna untuk masyarakat, 3. Keren itu bebas finansial. Kemudian Indra Dwi Prasetyo membandingkan “KEREN” zaman dahulu dengan zaman sekarang yang sudah berubah bentuknya namun zamannya saja yang berubah tapi polanya tetap sama dan kita harus selalu “catching the next wave”. Kemudian dalam topik anti korupsi Indra menyampaikan tidak perlu jauh dalam menilai korupsi seperti yang selama ini kita lihat dalam media. Korupsi yang paling dekat dengan kita khususnya mahasiswa adalah korupsi dengan diri sendiri seperti korupsi waktu, yang seharusnya dapat kita gunakan untuk hal produktif untuk menjalani masa depan. Menurut Indra dunia di masa depan adalah V.U.C.A. (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) yang mana Volatility berarti dunia di masa depan memiliki perubahan cepat, sulit diprediksi, Uncertainty yang berarti dunia di masa depan makin tidak pasti, Complexity adalah dunia di masa depan makin rumit dan yang terakhir adalah Ambiguity yang berarti dunia di masa depan semakin tidak jelas. Maka anak muda harus terus belajar tidak hanya untuk dirinya dan hari ini. Masa depan dapat dijalani dengan 3 kunci yaitu Experience, Networks, dan Wisdom. Experiences adalah haus akan pengetahuan, tidak hanya di dalam kampus, Networks adalah berjejaring secara konstruktif baik dalam lingkup lokal, nasional, professional dan internasional sedangkan Wisdom adalah belajar dari sejarah dan  pengalaman mereka yang lebih tua, namun dengan konteks yang adaptif.

Topik terakhir pada kegiatan PK2MB pada hari pertama adalah mengenai Bela Negara yang disampaikan oleh Bapak Syahrial Sidik, S.Kom., M.M. beliau adalah dosen di STMA Trisakti yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan Bela Negara yang diadakan oleh LLDIKTI III. Bela Negara adalah Tekad, sikap dan perilaku serta tindakan warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dan negara yg dijiwai oleh kecintaannya kpd NKRI yg berdasarkan Pancasila dan UUD RI Tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa Indonesia dan Negara dari berbagai ancaman (UU No 23 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional). Dalam pemaparannya Bapak Syahrial menjelaskan nilai-nilai dasar dari bela negara yang terdiri dari 5 nilai yakni  1. Cinta tanah air, 2. Sadar berbangsa dan bernegara, 3. Setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, 4. Rela berkorban untuk bangsa dan negara, 5. Kemampuan awal bela negara. Selain itu bagi mahasiswa bela negara juga dapat dilakukan dengan cara non fisik seperti 1) Belajar dengan sungguh-sungguh, 2) Mencintai produk-produk dalam negeri, 3) Mempelajari dan melestarikan budaya bangsa sendiri, 4) Tidak mencemari nama baik negara, 5) Tidak terpengaruh akan budaya asing yang bersifat negatif.

Keempat topik tersebut sesuai dengan tema yang digunakan dalam kegiatan PK2MB tahun ini yaitu "Membangun Generasi Unggul Bidang Asuransi Yang Berkarakter Pancasila". Sehingga diharapkan mahasiswa baru selain memiliki kemampuan yang unggul dalam bidang asuransi juga memiliki karakter Pancasila sesuai dengan seluruh topik yang telah dijelaskan pada kegiatan PK2MB hari pertama.

Hari ke dua kegiatan PK2MB secara garis besar berisi mengenai informasi seputar kegiatan perkuliahan di STMA Trisakti serta layanan kampus STMA Trisakti yang dapat digunakan oleh mahasiswa STMA Trisakti. Seperti layanan akademik yang dijelaskan oleh Teguh Riyanto, A.md. selaku kepala sub bagian akademik STMA Trisakti. Kemudian ada informasi mengenai pedoman keuangan mahasiswa yang dijabarkan oleh Bapak Arie Risdandi, M.M. selaku kepala bagian keuangan STMA Trisakti. Lalu ada demo atau praktik pengisian KRS serta cara kuliah daring menggunakan aplikasi https://edlink.id/ oleh Achmad Dwinanto selaku kepala sub bagian Kompti. Selain informasi mengenai hal-hal tersebut, para panitia dari mahasiswa juga melakukan pemilihan ketua beserta wakil angkatan mahasiswa baru 2022. Terakhir para ketua organisasi mahasiswa (ORMAWA) juga melakukan presentasi mengenai organisasi mereka masing-masing sebagai upaya menarik minat mahasiswa baru untuk bergabung dengan organisasi mahasiswa yang diminati organisasi mahasiswa tersebut terdiri dari BPM, GSP, MAPAKS, LDK Al- Hakim, dan OUSTRI. Terakhir Acara ditutup oleh Bapak I Made Indra, AMK., SKM., MPH. Selaku wakil ketua bidang 1 STMA Trisakti, beliau mengucapkan syukur atas lancarnya keberlangsungan acara PK2MB TA 2022/2023 serta mengucapkan terima kasih atas keja keras seluruh panitia yang telah melakukan kerjasama baik dari panitia dosen, karyawan, maupun mahasiswa STMA Trisakti.

(WM)